Menangisku dalam setiap cerita yang ku umbar..
Karena walau sebaik apapun aku menulis..
Aku tahu bahwa akhirnya kamila tak akan bersama putra..
Karena semanis apapun cinta mereka yang ku urai dalam setiap kata..
Aku tahu tak ada siapapun yang bisa menjangkau takdir mereka untuk tak bersatu..
Aku mengurainya dengan segenap air mata yang tersisa untukmu dalam kenangan kita..
Yang dalam setiap lariknya selalu kuhadirkan nafas untuk membangunkanmu..
dalam tidur panjangnya ingatan..
Yang dalam setiap kisahnya selalu ada sosokmu yang begitu aku rindu untuk mewujud..
Tak apa..
Hanya itu yang ku bisa untuk memilikimu..
Selama sisa hidupku nanti..
Aku akan membacamu kapanpun aku ingin kau menjelma ..
Aku akan menyanyikanmu dimanapun aku mengingikanmu menemani sepiku..
Aku akan menyentuh dalam kisahmu pada apapun keadaan yang tersisa di kehidupanku,,,
Selamanya aku tak akan kehilanganmu lagi..
Selamanya kau akan mewujud ,,,
walau sebenarnya tebal buku itu...
hanya akan merepresentasikan secuil keberadaanmu dalam memoriku..
Dan aku tak akan kuatir jika kau sampai terlupa..
Entah tentang bau parfummu,,,
Entah tentang caramu berjalan di belakangku..
Maupun sosokmu dalam kejauhan..
Caramu tersenyum dan memanggilku..
Caramu menatapku dengan mata sayu sebening embun….
Entah tentang suaramu dalam telepon..
Tentang diammu yang marah..
Rengekan manja yang kau buat-buat..
Astaga aku sungguh merindukanmu…
Dan tak ada yang bisa aku lakukan kecuali terus menulismu..
Selasa, 14 Mei 2013
Hanya Bisa Menulis mu...
Langganan:
Komentar (Atom)