Apa yang harus aku
katakan sekarang..
Aku merindukanmu
setengah mati.. Tapi aku tidak pernah berani meminta pada tuhan agar
mempertemukan kita..
Bisa jadi karena aku
takut aku tidak pantas bertemu denganmu.. Bisa jadi karena kesia-sia an saja
untuk bertemu denganmu sedang tidak akan mengubah suatu apapun..
Di hari itu.. Aku
ingin sekali menangis,.. Tapi entah kenapa aku berhasil menahan air mataku..
Hal yang sampai saat
ini kusesali karena aku berharap itu bisa menahanmu..
Aku yang biasanya
bisa menangis hanya karena menyaksikan semut bertengkar.. Mendengar cerita ayah
pinguin yang tidak mau mengasuh anak-anaknya lagi.. Atau hanya melihat burung
merpati terbang pergi menjauhi sarang kekasihnya.. Entah kenapa tidak menangis saat kau
tinggalkan.. Namun berkubang duka saat dibelakangmu.. Hal yang benar-benar ku
sesali sampai di detik aku berada dihadapanmu kembali saat ini.,.,
Aku ingin marah dan
berteriak mengumpat padamu.. Bagaimana bisa kau seegois ini.. Bagaimana bisa
aku menangisi kau sementara menurutku
kau tidak pernah menangisiku… bahkan aku tidak bisa berhenti berdoa untuk
kebahagiaanmu, walaau itu artinya aku berdoa untukmu dan wanita yang kau cintai
meski itu bukan aku.. Bagaimana bisa hanya aku yang harus menahan semua ini
bertahun-tahun lamanya sedang kau tidak pernah menoleh sedikitpun pada luka
itu.. Bagaimana bisa orang semalaikat dirimu bisa menjadi sesuatu yang sangat
menyakitkan… berapa lama lagi aku harus berteriak bahwa ini adil sedang
keadaanku seperti ini. Walau aku masih
bisa bersyukur telah dipertemukan denganmu, bagaimana bisa luka ini tak
berhenti untuk membuatku merasa sakit sepanjang waktu.
Melihat kau
baik-baik saja seperti menyaksikan sendiri,, bahwa tuhan benar-benar mendengar
doaku selama ini..
Mungkin belum
saatnya luka ini sembuh.. IA akan mendengar doaku dan mengabulkannya bukan?
Maka mungkin aku hanya harus merasakannya sampai dititik aku tak bisa menjerit
kesakitan karena tak ada lagi kata yang mewakilinya.. Saat aku mati rasa..
Mungkin disitulah IA akan melepaskan rasa sakit ini daripadaku..
Read More......