Aku menggemari cerita sedih karena seolah menemukan rumah untuk menangis..
Kaca untuk selalu melihat luka yang ingin ku sembuhkan..
Dalam emosinya..
Aku berharap marah dan menemukan akhir seperti dongeng..
Saat semua berkhir..
Maka kaca pun sirna..
Tak bisa melihat luka.. Buta..
Hingga kembali ke dunia nyata sembari merasakan sayatan yang tersisa...
Betapa susahnya,,
membencinya tanpa
ampun sembari mencintainya setengah mati..
Melakukan keduanya
sepanjang waktu hanya mengaburkan apa yang seharusnya aku ingin..
Menjauhkan
apa yang seharusnya aku dapat..
Aku mengasihani
diriku sendiri bukan karena kau tinggalkan..
Tapi karena aku
tidak bisa kembali seperti semula... Sepertimu..
Memperjelas seberapa
jauh dan dalam jejak yang kau tinggalkan walau sudah terhapus ombak..
Iya..
Ini aku..
Yang mencintaimu..
Yang kau
tinggalkan..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar