![]() |
| sumber : icecreamandcola |
Bumi adalah sebaik-baik tempat untuk kita tinggali. dengan
memahami fungsi bumi sebagai rumah kita, maka sudah sepatutnya kita menjaga,
merawat dan memperindah bumi yang kita cintai ini. Dan siapa yang belum tahu bahwa kini bumi
kita sedang sakit? Semua orang telah menyadari bahwa bumi sedang tidak
baik-baik saja. Terbukti dari banyaknya
isu pemanasan global yang akhir-akhir ini marak dibicarakan disamping isu
korupsi untuk tema politik. Dampak dari
meningkatnya suhu global diperkirakan akan menyebabkan perubahan-perubahan
seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang
ekstrem, serta perubahan jumlah dan pola presipitasi. Akibat-akibat
pemanasan global yang lain adalah terpengaruhnya hasil pertanian, hilangnya gletser, dan punahnya
berbagai jenis hewan, (sumber: wikipedia indonesia).
Dan Indonesia adalah salah satu Negara yang mendapat dampak
dari pemanasan global. Iklim yang berubah-ubah secara ekstreem, kebakaran hutan
yang menjadi-jadi. Seperti peristiwa yang masih hangat diperbincangkan yaitu
kebakaran hutan di Riau. Parahnya, saat ini tangan-tangan tak bertanggung jawab
ikut memanfaatkan peristiwa pemanasan global untuk menimbulkan kekacauan yang mirip dengan
dampak pemanasan global itu sendiri untuk mengeruk keuntungan pribadi. Jika
semua orang sedang berebut untuk saling menuding siapa yang bersalah atas semua
ini, maka kenapa kita tidak bertanya pada diri kita sendiri, tentang apa yang
sudah kita lakukan untuk menjaga bumi kita? Apa yang kita perbuat untuk
lingkungan disekitar kita?. Daripada
mengutuk kegelapan, maka lebih baik kita menyalakan sebatang lilin. Benar
sekali, maka kita bisa mulai Berangkat dari kesadaran untuk peduli pada
lingkungan dan kemudian mengambil langkah kecil untuk beraksi. Ada banyak hal
yang dapat kita lakukan untuk menjaga lingkungan sekitar kita dan hidup selaras
dengan alam sehingga dengan demikian kita juga turut membantu mencegah
pemanasan global bertambah parah, diantaranya dimulai dengan merapikan pola
hidup dan konsumsi kita sehari-hari.
Beberapa hal lain yang bisa kita lakukan adalah:
1. Menanam
pohon
| sumber : bermen school |
2. Membuang
sampah pada tempatnya
Hal yang sering
sekali dikampanyekan, tapi juga paling sering sekali tidak digubris.
Setidaknya, kita bisa membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan dan
memisah sampah tersebut menurut bahannya sehingga sampah tersebut akan mudah
untuk di daur ulang. Pemerintah juga diharapkan untuk bisa menjembatani aksi
yang kita lakukan, yakni dengan cara menyediakan sarana dan prasarana untuk
mengolah sampah tersebut dengan cara yang aman bagi lingkungan. Dengan
penanganan dan kerja sama yang tepat antara masyarakat dan pemerintah, maka
sampah tidak lagi akan menjadi momok yang memusingkan.
3. Menghemat
energi (listrik)
Mari biasakan
mematikan alat elektronik yang tidak terpakai dan mematikan listrik saat siang
hari. Budayakan 17.00-22.00 yaitu penggunaan lampu diatas jam 17.00 sampai pada
pukul 22.00 saja. Gunakan lampu hemat energi yang saat ini banyak digunakan
yaitu lampu LED (Light Emiting Diode). Lampu hemat energi sejenis LED akan mampu
menghemat energi bahkan lebih dari 60% sehingga kebutuhan energi dalam negeri
akan bisa tercukupi. Sedangkan pada siang hari, kita bisa memanfaatkan tenaga
matahari dengan membuat lampu satu liter cahaya yang cukup untuk menerangi
gelap di dalam ruangan. Baru-baru ini tepatnya tanggal 29 maret 2014 indonesia
melakukan aksi earth hour. Earth hour merupakan kampanye inisiasi publik, menyatukan masyarakat dari
seluruh dunia untuk merayakan komitmen gaya hidup hemat energi dengan
cara mematikan lampu dan alat elektronik yang sedang tidak dipakai
selama 1 jam. Di tahun ke-6 di Indonesia, EARTH HOUR 2014 akan
diselenggarakan pada tanggal 29 Maret 2014, pukul 20.30 – 21.30 waktu
setempat.. Di Surabaya peringatan ini dipusatkan di Galaxy
mall, meskipun demikian banyak tempat lain yang turut serta melakukan pemadaman
untuk berpartisipasi dalam earth hour. Aksi
ini dilakukan untuk kembali mengingatkan kita semua pentingnya untuk
menghemat energi listrik.
4. Mengurangi
pemakaian plastik.
Walaupun hampir
tidak mungkin bagi kita untuk hidup tanpa plastik sekarang ini, setidaknya kita
bisa berperan aktif dalam mengurangi penggunaan plastik dengan 4 kata kunci
yang dianjurkan oleh para pemerhati lingkungan:
- Refuse : tolak kantong plastic di toko-toko grosir dan
gunakan kantong berbahan serat alam sehingga mudah untuk di daur ulang.
- Reduce : pilih produk dengan kemasan plastic yang
minimum.
- Reuse : manfaatkan kembali barang plastic dan wadah
dari plastic yang tidak berbahaya untuk dipakai berulang-ulang.
- Recycle : meskipun daur ulang plastic bukan solusi yang
berkesinambungan, tetapi paling tidak dengan kreatifitas yang kita miliki kita
masih bisa mendaur ulang sampah plastic menjadi sesuatu yang berguna dengan
estetika yang menarik dan unik.
5. Menulis
| sumber: WWF-Indonesia |
Masih banyak hal lain yang dapat kita lakukan untuk lingkungan
kita agar dampak pemanasan global tidak bertambah parah. Seperti memilih dan
mengkonsumsi produk yang ramah lingkungan, membangun rumah dengan fentilasi
udara yang cukup, mengurangi emisi karbon dengan menggunakan bahan bakar
alternatif yang ramah lingkungan, dan masih banyak lagi. Syaratnya hanya kita tidak boleh berhenti
untuk peduli, tidak henti-hentinnya untuk selalu mengoreksi diri sendiri dan
melakukan aksi kecil, dimulai dari diri sendiri. Langkah kecil kita, jika
setiap orang di indonesia mampu melaksanakannya, maka indonesia berkesempatan
besar memiliki lingkungan yang sehat. Beruntungnya Indonesia juga memiliki
salah satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang bergerak di bidang konservasi
alam bernama WWF (World Wildlife Fund)-Indonesia. WWF-Indonesia merupakan bagian independen dari jaringan WWF
dan afiliasinya, organisasi pelestarian global yang bekerja di 100 negara di
dunia dengan tujuan mewujudkan dunia di mana manusia dapat hidup selaras dengan
alam. Sejak tahun 1962 sampai saat ini WWF berperan aktif untuk turut serta
menjaga lingkungan khususnya di wilayah Indonesia. Sehingga kans indonesia
untuk mencapai visi lingkungan indonesia sehat jauh lebih besar.
Jadi
mulai dari sekarang, Jangan banyak omong untuk saling tuding salah siapa ini
semua terjadi, tapi bersikaplah bijaksana untuk mulai peduli dengan lingkungan
dan melakukan aksi untuk menyelamatkan dan memperbaiki semuanya. Be aware of
environtment issues!! And act wisely to save our earth.!!
Read More......
