Referral Banners

Rabu, 28 Mei 2014

GSM_malam banjir air mata


GSM 26 may 2014. gsm (gelar seni matematika) dalah acara pentas seni tahunan yang diadakan pengurus dan anggota untuk merayakan penghujung kepengurusan, mengakrabkan adek tingkat yang akan menjabat di kepengurusan selanjutnya. Ramai sekali, acaranya cukup seru. Tapi aku, masih saja disini berkubang air mata, aku tak tahu apa yang harus ku lakukan untuk menghentikan air mataku, aku tertawa, tapi aku juga menangis. Dan hebatnya teman-temanku, mereka tak sibuk ingin mencari tau aku kenapa, mereka cukup menemaniku dan berusaha membuatku tertawa, selalu menyisipkan kata-kata "kamu kuat, kamu yang sabar ya.. " atau "yang semangat ya.. Ga papa menangislah sepuasmu.. Ada kita disini.. " kalian teman-teman yang hebat. Aku bersyukur punya kalian disaat aku menjalani  hari-hari cengengku lagi.


Big thanks to jeki dan nadia, pelukan kalian luar biasa sekali. Dan untuk nadia, terimakasih sudah selalu menemani sampai rela ga pulang berhari-hari di kosku Cuma buat nemenin waktu aku nangis ga karuan. Rela begadang Cuma buat ngelucu supaya sedikit saja, aku bisa tertawa, walaupun aku sesenggukan dan masih saja menangis.




Ini hari-hari terberatku. Aku punya janji untuk selalu baik-baik saja, dan demi tuhan susah sekali untuk berada dalam keadaan baik-baik saja saat ini. Tapi aku sedang berusaha. Aku menyibukkan diri sedemikian rupa.  Mendekatkan diri sedemikian rupa kepada ALLAHku, dan berusaha sedekat mungkin di antara teman-temanku.  Dan kau tahu, setelah menangis adalah waktu terbaik untuk tidur nyenyak, aku mendapatkannya. My ace, baik-baik ya disana. Karena aku sedang berusaha baik-baik saja disini.

Read More......

Tawaran untuk ke London


Berawal dari suatu malam, ada sms masuk waktu aku sudah sangat mengantuk sekali. Kulihat nama yang muncul adalah mausuf. Sungkan jika tidak membalas maka aku dengan susah payah membuka mata. Menepuk-nepuk pipi supaya bisa sadar. Sebentar saja.

Mausuf: mbak sudah tidur?
Aku: belum pak. Ada apa ya?
Mausuf: temenku anak unair ada yang cari mahasiswa pinter bhs. Inggris buat sebuah film. Pean mau?
Aku: ha? Film apa pak? Emang aku pinter? Aku kan Cuma hobi aja pak, seneng. Kenapa gak papong atau dika?
(aku yang belum pulih dari sisa kantuk mendadak melotot. Ini apa-apa an jam sekian ditawarin main film. Jadilah jawabanku aneh-aneh kan). Tak berapa lama akhirnya mausuf bales juga sms ku.
Mausuf: iya mbak. Pean pinter karena seneng, hehe.. Udah tak hubungin juga kok. Deskripsi lebih jelasnya aku masih belum paham. Ntar tak kabarin lagi. Aku tak tanya ke temenku. Katanya di mulai setelah lebaran.
Aku: iya pak. (maksud hati aku mengiyakan solusinya untuk tanya lebih lanjut sama temennya itu. Maksud hati, iya itu mengiyakan bahwa dia akan menghubungi papong dan dika juga. Dan karena ngantuk, menghindari tulisan yang aneh-aneh. Aku hanya menjawab iya. Tapi entah, penafsiran mausuf beda sepertinya.)
Mausuf: makasih ya mbak… gimana kalau sampean tak temukan ke temenku aja?
Aku: ehm.. Sampean tanya dulu aja pak jelasnya.. :)
Mausuf: okey..
…….

Aku bertanya -tanya sembari merasakan ngantuk yang luar biasa.. Film macam apa.. Dan beberapa hari setelah itu mausuf sms lagi menawarkan sekali lagi untuk bertemu langsung dengan temannya. Aku yang juga penasaran pun mengiyakan, sampai akhirnya terakhir pas aku tanya waktu nya kapan dia tak membalas., mengambil kesempatan pas dia online, aku memanggil namanya pada sebuah status. Sampai akhirnya di dapat kesimpulan senin sore, di warung taman baca.

Hari itu senin sore, dengan mata yang masih sembab , berangkat dari kosaannya jeki, bersama ani dan dika aku bertemu dengan mas prisma, semester 6 di jurusan sastra inggris dari universitas airlangga. Dan voilaa, tawarannya membuatku tercengang. Ternyata dia dan beberapa temannya saat ini punya proyek besar untuk menggarap film animasi game dota.   Dan sedang membutuhkan pengisi suara. Ini dia rupanya, arti dari main film itu. Dia mengutarakan bahwa, casting untuk film ini akan di laksanakan di surabaya sehabis lebaran, sedang pengisian suaranya akan dilakukan di kota london, inggris, sekitar akhir september sampai oktober 2014.  Dia sendiri sedang mengumpulkan masa, sebanyak 50 orang yang bersedia di casting, nantinya dia akan membutuhkan 10 suara perempuan dan 15 suara laki-laki. Akomodasi yang kita dapat sungguh mencengangkan, cukup tanda tangan kontrak, maka tiket pesawat pulang pergi,  lengkap dengan paspor n visa, biaya hidup selama disana, serta gaji Sudah disediakan oleh mereka (pihak pembuat fim). Sontak aku mengiyakan. Dalam hati aku berkata, allah sungguh baik, aku ingin jalan2 ke inggris, dan kemarin saat tersedu2 aku berujar ingin pergi ke tempat yang jauh. Jika ini jalannya. Maka aku akan berusaha, aku langsung mengiyakan tawarannya,  aku terbujuk pengalaman yang akan aku dapat nantinya. Dari sekarang aku harus giat berlatih listening, dan gaya pengucapanku, harus jelas, dan harus menjaga suaraku.

Doakan aku ya, doakan aku agar aku bisa lulus dan lolos casting itu, berangkat ke london, merasakan angin yang menerpa wajahku disana, sembari tersenyum, kemanapun aku melangkah, aku punya kamu yang selalu merindukanku. :)

Read More......

Nadhir (no edit)


Kau benar, beberapa hari ini aku sibuk berpikir. Bagamana cara untuk melepasmu, bagaimana cara untuk bilang kepadamu. Kalau belum apa-apa aku sudah cengeng duluan. Kau tahu, akhir cerita "senja disampingmu itu" aku pernah sedikit memamerkan di fb .  Dan sekarang, itu semua terjadi. 

Aku tau tak ada jalan keluar, tak ada jalan lain kecuali kembali pada keputusan yang sudah di pilih sebelumnya, dengan hidupmu yang sekarang dan dengan keputusanku untuk mencintai mu sendiri. You know, you always know. I already miss u so badly. But that's exactly my own consequence. You heal me with another deep scars, but im ok with that, I'l deal with that.

Malam itu, aku berada di titik nadhir. Dekat dengan bahagiaku, dekat dengan kesedihanku. Tapi inginku memang menjadi angin, yang setiap saat memeluk ombak mencapai pantainya.  Menangis sejadi-jadinya itu efek, bukan penyelesaian. Tapi untuk keberanianku mengucapkan segalanya. Disaat semua bagian dari jiwa dan ragaku menolak mentah-mentah. Mencoba serakah dan ingin sekali lagi menahanmu . Aku berterimakasih untuk itu, untuk tekad yang entah datang dari mana, menyampaikan walau beribu jarum serasa menghujami tubuhku.  No way out. So this is the best choice to choose. You left. 

nanti, ketika aku bilang macam-macam, like "please come back or whatever its look like" please just make it a simple think, dont care about those words. trust me, i just wanna be ok, and sayin' those words makes me ok.


ini akhir yang kurencanakan di senja bersamamu, 

Read More......

Senin, 05 Mei 2014

Si Tawa Renyah

itu tawa renyah..
tetapi kenapa seperti wujud kesedihan..
yang bersamanya tak mengalir lelah sang air mata..

itu tawa yang renyah...
tetapi kenapa seperti buah kebahagiaan..
yang dengannya si senyum tak berhenti menyeringai dalam kesendirian..

sungguh itu adalah tawa yang renyah..
tapi kenapa seperti pisau terasah..
yang tega mengiris ngilu di setiap persendian...

itu hanya tawa yang renyah..
tetapi kenapa laik obat..
yang bersamanya ia basuh menyeluruh si luka silam..

sungguh itu hanyalah si tawa renyah..
ber mil-mil jauhnya..
yang candu nya tak ku harap menjadi racun dalam kerinduanku..


#late post untuk si 5 maret 2014

Read More......