Apa-apa yang sudah jelas, tak bisa dijelaskan
Apa-apa yang tidak jelas, bisa di jelaskan..
Benar seperti itu.. Dan juga karena itu akhirnya aku menanyaimu macam-macam..
Memuaskan seluruh pertanyaan yang jawabannya selama ini hanya ku terka.. Berharap tau benar apakah selama ini aku memang sendiri di dalam kenanganku, atau kau selalu melihatku dari jauh. Aku merasa tamak sekali, berusaha bertanya apapun yang jawabannya mungkin akan membuatku sakit, karena mungkin disitulah aku akan menemukan kenyataan. Bisa berhenti dan berputar arah. Tapi aku lupa, tapi aku sama sekali tak menyadari, bahwa ada yang lebih memiliki hatiku, yang bahkan tanpa sakit pun IA bisa mengubah kemana hatiku menghadap, dan dengan sakit pun IA masih membuat hatiku tak berbelok. Duh aku lupa sekali, bahwa IA memiliki hatiku sepenuhnya. Sehingga sesakit apapun hatiku tetap bergeming di tempat yang sama. Sehingga apapun jawaban yang ku dengar aku tetap tersenyum berbinar, sehingga air mata yang keluar karena menangisinya adalah kesyukuran. Sehingga apapun yang menjadi akhirnya aku tetap menjadi ikhlas. Dan sekali lagi, tetap kepadanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar