Referral Banners

Jumat, 10 Januari 2014

Talk less


Apa yang harus aku katakan sekarang..
Aku merindukanmu setengah mati.. Tapi aku tidak pernah berani meminta pada tuhan agar mempertemukan kita..
Bisa jadi karena aku takut aku tidak pantas bertemu denganmu.. Bisa jadi karena kesia-sia an saja untuk bertemu denganmu sedang tidak akan mengubah suatu apapun..

Di hari itu.. Aku ingin sekali menangis,.. Tapi entah kenapa aku berhasil menahan air mataku..
Hal yang sampai saat ini kusesali karena aku berharap itu bisa menahanmu..
Aku yang biasanya bisa menangis hanya karena menyaksikan semut bertengkar.. Mendengar cerita ayah pinguin yang tidak mau mengasuh anak-anaknya lagi.. Atau hanya melihat burung merpati terbang pergi menjauhi sarang kekasihnya..  Entah kenapa tidak menangis saat kau tinggalkan.. Namun berkubang duka saat dibelakangmu.. Hal yang benar-benar ku sesali sampai di detik aku berada dihadapanmu kembali saat ini.,.,

Aku ingin marah dan berteriak mengumpat padamu.. Bagaimana bisa kau seegois ini.. Bagaimana bisa aku menangisi  kau sementara menurutku kau tidak pernah menangisiku… bahkan aku tidak bisa berhenti berdoa untuk kebahagiaanmu, walaau itu artinya aku berdoa untukmu dan wanita yang kau cintai meski itu bukan aku.. Bagaimana bisa hanya aku yang harus menahan semua ini bertahun-tahun lamanya sedang kau tidak pernah menoleh sedikitpun pada luka itu.. Bagaimana bisa orang semalaikat dirimu bisa menjadi sesuatu yang sangat menyakitkan… berapa lama lagi aku harus berteriak bahwa ini adil sedang keadaanku seperti ini.  Walau aku masih bisa bersyukur telah dipertemukan denganmu, bagaimana bisa luka ini tak berhenti untuk membuatku merasa sakit sepanjang waktu.

Melihat kau baik-baik saja seperti menyaksikan sendiri,, bahwa tuhan benar-benar mendengar doaku selama ini..
Mungkin belum saatnya luka ini sembuh.. IA akan mendengar doaku dan mengabulkannya bukan? Maka mungkin aku hanya harus merasakannya sampai dititik aku tak bisa menjerit kesakitan karena tak ada lagi kata yang mewakilinya.. Saat aku mati rasa.. Mungkin disitulah IA akan melepaskan rasa sakit ini daripadaku..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar