Harusnya aku tau.. Sampai kapanpun ini tetap penat.. Harusnya aku sadar bahwa penantian ini tanpa ujung..
Walau tanpa jeda.. Dan tak akan menemukan puncaknya..
Bukan rasa ini yang salah.. Bukan pula orang yang ku cinta...
Tapi keadaan juga tak mau bersalah..
Setidaknya aku hanya menerimanya sebagai rasa pekat yang terjaga sampai kapanpun... Dalam kelam yang tak berujung menang...
Aku mencintainya.. Itu sudah pasti..
Aku melihatnya dalam setiap bayangan yang ada..
Aku menyenandungkannya dalam setiap lagu yang q nyanyikan..
Aku menghidupkannya dalam mimpi-mimpi indah penyelimut tidurku..
Bahkan dalam setiap lamunanku..
Tapi ia tak kan hadir dimana mana ku ciptakan....
Aku hanya memiliki bayangannya..
Kenangan-kenangan indah tentang nya..
Sama sekali bukan raganya..
Sama sekali tidak suaranya..
Sama sekali bukan tentang laku yang dapat ku lihat..
Itu hanya untuk orang lain,,,
Orang yang tetap ku sayang dan saat ini ia cintai..
Apa aku salah bahwa mengaku ikut mencintainya..
Bahwa penghargaan atas nama cinta itupun seolah tak lebih tinggi dari apapun..
Tapi hanya itu yang ku bisa berikan..
Bahwa aku menemukan benar-benar jalan buntu saat berusaha tetap bersamanya..
Apa aku sakit..???
Apa aku gila..???
Untuk tetap bersembunyi di dalam luka yang begitu ngeri ini..
yang tak berhenti menyayatku saat mengingatnya...
Yang mungkin bisa membunuhku pelan pelan kemudian dari dunia nyata..
Namun hanya ini yang ku bisa..
Untuk tetap menahannya berlama lama dalam hidupku..
Kenyataan bahwa hanya bayangannya yang bisa kucinta..
Hanya bayangannya yang dapat tertahan di hidupku..
Walau tak ada keyakinan..
Dapat meraih raganya kapan aku mau..
Tapi aku tetap menahannya..
Tak rela jikalau ia akan benar-benar pergi dari hidupku..
Biarlah aku seperti ini.. Biarlah hidupmu juga seperti itu...
Sayat saat melihatmu bahagia tapi tidak denganku ini tak akan benar-benar sembuh sampai batas tak tertentu.. Namun biarlah aku dengan bayanganmu..
Yang saat ini mampu ku jaga di sadar akalku..
Aku juga tak rela mengganggu bahagiamu.. Walau tak denganku...
Aku tahu.. Bahwa aku mencintaimu.. Benar atau salahnya kau...
Hidup atau matinya kau..
Raga atau jiwa mu..
Kasat atau hanya bayangan dirimu..
Aku tetap yakin aku masih cinta..
Walau Seberapa perihnya mataku..
Walau Seberapa tertusuknya hatiku..
Walau seberapa lumpuhnya ragaku..
Walau seberapa berbatasnya akalku..
Aku tetap mencinta mu..
Wahai bayangan kekasihku yang ku rindu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar