Ibu.. Sampai kering air mata ini takkan bisa menyejukkan mu..
Ibu.. Maaf aku anak kecil yang tetap tak memahami cara mencairkan dukamu..
Ibuku sayang.. Meski aku bersimbah darah..
Meski sampai aku mati pun takkan sanggup ku membalas semua kebaikannmu padaku..
Oh ibuku sayang.. Andai kau tahu sesak hati ini saat ku tak bisa melegakan hatimu..
Saat ku hanya mampu terduduk dan menangis bersamamu karena cercaan..
Maaf ibu.. Maaf.. Aku tak bisa apa2..
Bagi mereka aku hanya anak bau kencur yang tak tau penyelesaian..
Maaf ibu.. maaf...karena hanya bisa menyusahkanmu sampai detik ini..
Terimakasih karena tetap bertahan demi mempertahankanku sampai detik ini..
Oh ibuku sayang.. Andai kau dengar penyesalanku..
Saat tak ada yang mampu kulakukan untukmu,,
Tak mampu membelamu saat datang berbagai cercaan,
tak mampu menghilangkan dukamu walau untuk sekejap..
Tak bisa Menutup lubang luka yang telah semua orang torehkan padamu..
Bahkan untuk menghentikan tangis mu saja aku tak mampu..
Ibu.. Serasa aku tak sanggup hidup jika terus saja menyusahkanmu seperti ini..
Tapi alasanmu bertahan hanya untuk aku,,, dan betapa nistanya aku jika mati sekarang sementara kau memperjuangkanku..
Ambisiku.. Cita citaku yang tertentang semua orang pun mampu kau tegakkan.. Lalu kenapa aku mau berhenti.. Maaf ibu.. Maaf.. Seribu kali pun ku ucapkan sepertinya masih kurang..
Bagiku.. Doamu.. Penyemangatku.. Tangisanmu.. Jadi cambuk buatku..
Lihat saja suatu saat nanti,,,, aku akan buat setiap orang yang mencercamu bersimbah memohon maafmu.. Atau hanya sekedar membuat mereka malu karena mentertawakan kita...
Ibu.. Ku sayang padamu sampai akhir hayat...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar