Referral Banners

Kamis, 21 Maret 2013

Ceritaku Hari Ini

Aku merasa beberapa hari ini tidak terlalu produktif.. Ya, aku terkena flu, dan dokter menjelaskan dengan tetek bengeknya bahwa aku harus istirahat, mengubah pola makanku, pola tidurku,, dan bla .. Dan bla.. Bla.. Aku pusing sekali.. Jauh lebih pusing mendengar ocehan dokter ketimbang merasakan sakit alamiku sendiri,, kenyataan bahwa ia jauh lebih cerewet dari aku, adalah sesuatu yang sama sekali sedikit bisa menghiburku. Setidaknya untuk saat ini. 

Aku pernah mencari tau tentang sesuatu yang aneh yang akhir -akhir ini menggangguku, dan sudah pasti aku tidak memberi tahu dokter kemarin. Tapi ia cerdas juga sebagai dokter, beberapa gejala yang ku tunjukkan pun dia sudah dengan cerewet (lagi) menyarankan untuk check up lebih lanjut, periksa ini itu.. Tes seperti ini.. Dan seperti itu.. Well, aku tahu aku menolaknya dari awal kalimatnya muncul. Aku selalu ketakutan jika harus di hadapkan dengan kenyataan, bagaimana kalau ternyata memang aku sakit? Aku tak mau memikirkannya. Aku senang malam ini aku sedikit baik-baik saja dengan keripik dan susukopi ku yang hangat nikmat. Dan itu sesekali menghiburku bahwa aku akan baik-baik saja sampai kedepannya,, :) 

 Aku sudah cukup bermalas-malasan karena sakit,, aku melewatkan waktu-waktu berhargaku untuk mengetik cerita-cerita yang menari-nari di pikiranku sepanjang hari. Aku tak mau mereka begitu saja pergi tanpa tertangkap tuts laptop atau pena dan kertas,, aku tak ingin berhenti menulis sama seperti aku tak bisa berhenti membaca, itu duniaku… seolah itu menjadi oksigen saat aku harus melewati hari di dalam gelembung ketakutanku. Aku berharap aku akan tetap bisa bernafas, hanya untuk menghadapi ketakutan-ketakutanku setiap hari. 

Aku tidak jetlag, tapi aku terbangun saat mereka semua tertidur pulas. Dan ya tuhan,, aku berharap aku tetap bangun pada saat mereka membuka mata dan melakukan aktifitas, tapi pada kenyataannya aku malah mendengkur malas. Astaga, aku juga ingin normal. Aku juga berusaha aku rasa, tapi itu juga takdirNYA ketika aku sama sekali tidak bisa bangun tepat waktu. Sama sekali aku enggan mengklaim bahwa itu kesalahan pola tidurku. Kau tahu, karena aku jauh bisa hidup dengan malam. Aku jauh bisa berimaginasi dan menari-nari luwes diatas tut ketika malam tiba. Dan ya. Aku jauh bisa menikmati hari-hariku saat malam. Dan ya, aku begitu bernafas ketika malam tiba, seperti halnya aku bisa hidup seribu malam lagi...  

#P.S: saat kau melihat jam posting ini di tayangkan dan membaca kesemangatanku di dalam tulisan diatas, kau akan mulai menyadari.. betapa menarik nya malam buatku, betapa istimewa dan eksotisnya malam untukku, bahkan disaat aku terantuk-antuk flu sekalipun. malam masih bisa menggodaku untuk menulis ini semua di blogku. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar