hari ini aku kesal se kesal-kesalnya..
bukan padamu..
tapi lebih karena kebodohanku.,.
lebih karena ketidak hati-hatianku menjaga hati ku...
tapi entah kenapa kau tahu aku menjauhimu,,
hapeku berdering..
meski aku mengabaikannya beberapa saat..
dan kemudian terlonjak.. diam menatap.. kebas..
kau menghubungiku..
kau menanyakan kabarku dengan entengnya..
dengan sosok polos yang kau ciptakan.. aku kebas..
tapi tak bisa menolak.. masih enggan..
well, lagi pula kita berteman bukan..
sampai akhirnya berbicara lepas..
ber jam-jam saling bercerita kebosanan jika tak menanyakan kabar masing-masing..
aku mulai terbuai..
sesaat seperti tertampar oleh apa yang membuka mataku kemarin..
hatiku berbisik..
"ya tuhan.. apa dia sekarang jujur kepadaku.. ya tuhan.. apakah semua ucapnya adalah kebenaran.. atau hanya sesuatu ungkapan yang hanya ingin ku dengar.. tolong aku sekali lagi ya tuhan,, untuk selalu merasa kebas.. dan tetap pada jalurku.. "
dia menyergah lamunanku..
bertanya apakah ada yang salah..
aku bilang tidak.. semua baik-baik saja seperti sedia kala..
aku tahu ia tersenyum,, seraya berkata.. "aku tahu, aku percaya"
astaga.. apakah aku selalu seperti ini-ini saja..
merasa sakit atas apa yang tak ku punya..
merasa kehilangan sesuatu yang sama sekali belum pernah jadi milikku..
aku tahu.. aku boodoh sekali..
untuk tetap merasakan hal seperti itu berulang..
Selasa, 12 Maret 2013
Kebas.. tapi....?? Bebal
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar