Dear diary,. .
"aku tau.. Kau
pun juga tau.. Ketika begitu berat menahan..
Ketika hanya ingin
bilang 'aku sayang kamu..'..
'aku sayang kamu..'
hanya untuk memuaskan rasa..
tapi harus di
tahan…"
Ketika hanya ingin
bilang 'selama ini aku merindukanmu..'
Ketika hanya ingin
bilang 'selama ini aku
mengkhawatirkanmu..'
Ketika hanya ingin
mengetahui 'apa kau baik-baik saja? '
Ketika ingin
memuaskan rasa.. Memberitahumu bahwa aku telah melampaui ini semua..
Tapi hanya kata-kata
yang mampu bertebaran..
Maka rumah kaca ini
menjadi tempat ternyaman untuk ditinggali..
Rumah kaca yang aku
kunci rapat-rapat..
Semua bisa membaca
kesedihanku..
Tapi tak ada yang
lebih kuharapkan memahaminya selain kamu..
Tempat untuk
bersembunyi dan memeluk pekatnya malam..
Tempat untuk
bercengkerama dengan keheningan..
Tempat untuk
meneteskan air mata.. Meletakkan rindu yang meluap-luap.. Membeberkan
kebahagiaan dan kesedihan..
Rumah kaca yang aku
kunci rapat-rapat..
Semua bisa membaca
kesedihanku..
Tapi tak ada yang
lebih ku harapkan memahaminya selain kamu..
Tempat seutuhnya aku
menemukan keakuanku..
Mercusuar untuk
melabuhkanmu barang semenit dua menit..
Merayumu duduk
sebentar menemani ku di selasar kata-kata..
Merasakan jatuh
cinta yang bertubi-tubi..
Berdoa.. Menangis,,
tersenyum.. Belajar merelakan..
Dan kemudian...
melepasmu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar