Referral Banners

Sabtu, 11 Oktober 2014

Mozaik


~ Yesterday is history..
And tomorrow is mystery..
I can see you looking back at me..
Keep your eyes on me..
Keep your eyes on me.. ~


You're back. Tak ada yang lebih membuatku bahagia dan sesedih itu.  Untuk mencintai orang yang sama selama bertahun-tahun, itu menakjubkan. Tapi untuk jatuh cinta berkali kali kepada orang yang sama, ini bukan hanya sekedar anugerah, begitu istimewa. Setidaknya itu yang ku pikirkan. Tidak ada kata-kata yang sangat tepat untuk membahasakan sesuatu. Tapi meskipun begitu, aku tetap menuliskan kalimat-kalimat ini. Semoga ada kemiripan dan arti yang mendekati dari apa yang kumaksudkan.

***

Suatu kali, ketika aku benar-benar menikmati waktu sendiriku dengan berdiam diri. Banyak pertanyaan yang muncul berulang ulang. Saat aku mengatakan dengan bebas dan tanpa malu-malu semua perasaan rinduku ini. Aku tampak mengerikan? Iya kan? Untuk apa semua kata-kata ini? Apa dengan segala yang kukatakan kau akan kembali? Waktuku akan terulang? Takkah ini semua hanya akan membuatmu frustasi?
Bukan, sama sekali bukan salahmu dan Aku minta maaf . .
Walau seberapa lama pun aku menangis dan merinduimu.. Jika ditanya apa mauku ? Jika ditanya bagaimana setelah ini? Jika di tanya tentang apa yang harusnya kau lakukan. Aku sungguh tak bisa memikirkan.  Kamu kembali ke sisiku? Tentu tidak.  Kamu bahagia dengan hidupmu? Itu sudah pasti inginku. Namun kenapa aku masih seperti ini? Aku tidak tahu.. Yang aku tahu adalah merinduimu, mencintaimu dengan segala doa yang aku pinta.. Bahagiamu..

***

Akhir-akhir ini kau sering datang ke mimpi di dalam mimpiku. Aneh bukan? Dalam keadaan sadar, berapa kalipun aku berusaha melukis bagaimana sosokmu.. Selalu saja hasilnya adalah samar. Aku lupa. Tapi jelas sekali, kau bercengkerama dalam mimpi-mimpiku. Tersenyum sabit. Berkelakar, tertawa dan khawatir. Diam. Aku mengingatmu.. Syukurlah, kau selalu baik-baik saja.. Iya kan? Kamu pasti baik-baik saja. Setidaknya dalam mimpiku sekalipun, kau masih bisa berkelakar, dan tersenyum renyah, yang aku artikan kau dalam keadaan baik-baik saja.

***

Kau tahu, Laki-laki yang selalu memperlihatkan sisi tangguhnya dihadapanku.. Ini buruk sekali efeknya menurutku. Karena aku sama sekali buta terhadap semua ketangguhan orang lain selain dirinya, atau di bawah dirinya. Lalu, apa kau bisa memberitahuku? Untuk apa semua ketangguhan itu aku butuhkan? Jika aku bisa saja menangguhkan diri dan berdiri persis seperti yang laki-laki itu  lakukan. Menyamainya, dan beres segala urusan tentang ketangguhannya yang membutakan itu. Ah, ini kacau sekali. "berharap" adalah sesuatu yang sangat menggairahkan dan menyakitkan dalam satu waktu. Setidaknya jika itu posisinya horisontal. Iya kan?.
Dan kau harus tau, supaya kau bisa memikirkan bahayanya. Bahwa, laki-laki itu ternyata kau.
***

Mozaik sedari tadi ini sebenarnya hanya mengalihkan rasa ke-kepo an ku saja. tentang siapa sebenarnya kau? orang lain ini memang tak pernah bisa memahamimu, seujung kuku pun. :') maka dari itu aku begitu kepo tentang ke-aku-an mu.  Karena meskipun ada banyak sekali tulisan di blog ini yang terlihat merujuk padamu, jika saja kau jeli, kau akan tahu bahwa semua ini hanya tentang aku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar