Dear diary,
Beberapa hari
setelah kembali ke surabaya hampir tiap malam ga pernah makan sendirian.. Ada
aja yang ngajakin makan bareng, jadilah ga terlalu ngrasa sendirian. Seperti
malam ini.. Tiba2 si jeki bbm, "mbak, ayo dinner" eh cie.. Dinner
katanya.. Haha.. Aku mengiyakan, ba'da isya' kita berangkat. Niatnya mau makan
sate, eh belum rezeki. Akhirnya makan di pak Bas. Sedikit kaget karena yang
menjemputku dari kosan bukan jeki. Ia malah duduk manis di boncengan cahyo.
Wih, sepertinya bakalan rame ini dinnernya, batinku. Tak berselang lama ani sm
gajah (nizar) juga datang. Nah bingung jadinya, akhirnya papong datang. Lengkap
sudah, kita ber enam pergi mengisi perut. Dari semenjak di depan kosan sampe
tiba di tempat tujuan, bahkan sampe sebelum makanan terhidang, mereka sukses
membuat aku tertawa tak berhenti. Ada saja kelakar yang di lontarkan atau
ekspresi dan tingkah2 lucu mereka. Maklum, kami kangen sekali agaknya untuk
berkumpul bercanda2 seperti itu. Rutinitas mereka yang disibukkan oleh penatnya
skripsi dan aku yang berlibur membuat candaan pada saat berkumpul seperti saat
itu bagai angin segar yang merefresh otak. Sampai mereka kembali mengantarku ke
kos. Sumringah kami tak hilang. Setelah mereka pergi baru aku tersadar.. Bahwa
beberapa dari mereka akan di wisuda september depan. Sedih, iya. Tapi banggaku terhadap mereka juga
menggunung. Bahagia punya mereka, selalu bersyukur pernah mengenal orang-orang
terbaik di sekitarku, dan mereka adalah beberapa diantaranya..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar